Jembatan Harapan Itu Bernama Garuda, Dibangun Tangan-tangan Tulus TNI dan Warga Kuta Pengkih

NUSA PUBLIK NEWS

- Redaksi

Rabu, 23 September 2026 - 23:51 WIB

507 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANAH KARO, Rabu, 23 September 2026 | Semangat gotong royong masih menjadi kekuatan utama masyarakat di pedalaman Kabupaten Karo. Hal itu terlihat dalam progres pembangunan Jembatan Garuda di Desa Kuta Pengkih, Kecamatan Mardinding, Kabupaten Karo, Rabu (23/9/2026).

Prajurit Yonif TP 904/Gara Mata bersama personel Kodim 0205/Tanah Karo bahu-membahu bersama masyarakat setempat mengerjakan pembangunan jembatan yang menjadi akses vital bagi warga.

Pembangunan Jembatan Garuda ini dilaksanakan secara bertahap. Tidak hanya mengandalkan tenaga, namun juga kebersamaan dan kekompakan antara TNI dan rakyat sebagai wujud nyata kepedulian serta pengabdian TNI dalam mendukung pembangunan di wilayah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selama ini, akses warga Kuta Pengkih kerap mengalami kendala, terutama saat membawa hasil pertanian maupun aktivitas sehari-hari. Dengan hadirnya Jembatan Garuda, diharapkan mobilitas warga menjadi lebih lancar, aman, dan cepat.

“Jembatan ini bukan sekadar bangunan, tapi jembatan harapan bagi warga. Untuk memperlancar ekonomi, pendidikan, dan aktivitas sosial masyarakat,” ujar salah satu prajurit di lokasi.

Warga pun menyambut antusias pembangunan tersebut. Mereka secara sukarela ikut membantu proses pembangunan, mulai dari pengangkutan material hingga pengerjaan konstruksi.

Melalui semangat gotong royong, Yonif TP 904/Gara Mata bersama Kodim 0205/TK dan masyarakat terus bersinergi menghadirkan kontribusi nyata. Kehadiran TNI di tengah masyarakat menjadi bukti bahwa kemanunggalan TNI dan rakyat masih terjaga kuat demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat di Bumi Turang, Kabupaten Karo.

Lia Hambali

Berita Terkait

Tidak Cuma Patroli, Brigif TP 37/HS Buktikan Peran Ekonomi dan Pangan di Usia 1 Tahun
Dugaan Guru Tempeleng 10 Siswa MTsN Luwu Disorot, Prof. Sutan Nasomal Minta Kemenag Buka Kronologi Kasus Guru Tampar 10 Siswa
Tim Labfor Dari Polda Sumut Terjun Langsung Menyelidiki SPPG Pasca Siswa Keracunan di SMA Negeri Berastagi
Ratusan Siswa SMAN 1 Berastagi dan Yayasan Perguruan Bersama Keracunan Massal Usai Santap Makan Bergizi Gratis
Prof. Sutan Nasomal Minta Kapolda Sultra Perintahkan Kapolres Kolaka Usut Transparan Dugaan Penganiayaan di Lingkungan PT MPP
Kakanwil Ditjenpas Sumut Monitoring Lapas Pancur Batu, Pastikan Kualitas Layanan dan Pemenuhan Hak Warga Binaan
Profesor Sutan Nasomal Harapkan Presiden Prabowo Perintahkan Kemenaker Kemenlu Perjuangkan TKW Libia Kembali Ke Indonesia!!!
Guru ASN Klarifikasi Isu Dugaan Pungli 17 Agustus di Kecamatan Kandis, Ogan Ilir

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 01:44 WIB

Penertiban PETI Geumpang Dinilai Belum Menyentuh Akar Masalah, Dugaan Setoran Alat Berat dan Jaringan Penadah Emas Mendesak Diusut Tuntas

Minggu, 20 September 2026 - 00:38 WIB

Wakil Bupati Disinggung soal Tambang Ilegal Geumpang, APW dan LLA Minta Dugaan yang Beredar Tidak Dibiarkan Tanpa Verifikasi

Sabtu, 12 September 2026 - 18:28 WIB

Lubang Tambang Emas Ilegal di Geumpang Jadi Sorotan Nasional, Negara Didesak Tak Membiarkan Risiko Bencana Berlarut-larut

Berita Terbaru