Guru ASN Klarifikasi Isu Dugaan Pungli 17 Agustus di Kecamatan Kandis, Ogan Ilir

NUSA PUBLIK NEWS

- Redaksi

Selasa, 11 Agustus 2026 - 04:19 WIB

5013 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

OGAN ILIR — Beredarnya unggahan akun media sosial Satria Nusantara terkait dugaan permintaan uang kepada guru untuk kegiatan peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-81 di Kecamatan Kandis, Kabupaten Ogan Ilir, menuai perhatian dan polemik di tengah masyarakat.

Dalam unggahan tersebut disebutkan adanya dugaan bahwa sejumlah guru diminta uang oleh pihak Korwil dan KKKS untuk kegiatan 17 Agustus. Unggahan itu juga menyebut adanya dugaan permintaan uang sebesar Rp50 ribu per guru penerima TPG setiap kali pencairan, serta menyebut persoalan tersebut sebagai dugaan pungutan liar.

Namun, salah seorang guru yang fotonya turut dicantumkan dalam unggahan tersebut, Yuk Wainah, membantah bahwa dirinya tidak pernah menyampaikan tuduhan sebagaimana yang dituliskan dalam unggahan tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Untuk memberikan klarifikasi, Yuk Wainah mendatangi Forum Organisasi Media Jurnalis Caram Seguguk Kabupaten Ogan Ilir, Senin, 10 Agustus 2026.

Dalam keterangannya, ia menegaskan bahwa dirinya merasa terganggu dan keberatan karena foto pribadinya ditampilkan dalam unggahan yang menurutnya telah menimbulkan kesan seolah-olah dirinya menuduh pihak Korwil, KKKS maupun operator sekolah melakukan pungutan.

“Saya membantah tuduhan di dalam cuitan tersebut. Saya tidak pernah menuduh Korwil, KKKS maupun OPS meminta sumbangan 17 Agustus seperti yang dituliskan. Menurut saya, tuduhan tersebut tidak benar dan merupakan fitnah. Saya juga merasa terganggu karena foto saya terpampang sehingga membuat saya malu,” ujar Yuk Wainah saat memberikan klarifikasi.

Ia menjelaskan, sebelum melihat unggahan yang beredar tersebut, dirinya memang pernah memberikan tanggapan terhadap pembahasan mengenai kondisi guru saat kegiatan peringatan 17 Agustus.

Menurutnya, kalimat tersebut merupakan tanggapan mengenai kondisi guru dan siswa yang berada di bawah terik matahari saat kegiatan berlangsung, bukan tuduhan mengenai adanya pungutan atau permintaan uang kepada guru.

Ia pun meminta agar persoalan tersebut tidak dipelintir dan dikaitkan dengan tuduhan yang tidak pernah disampaikannya.

Minta Klarifikasi dan Tidak Menimbulkan Kesimpulan Sepihak: Yuk Wainah berharap persoalan tersebut dapat dilihat secara utuh dan tidak menimbulkan kesimpulan sepihak terhadap dirinya maupun pihak-pihak lain yang disebut dalam unggahan.

Sekali lagi, intinya saya tegaskan, Korwil, KKKS dan OPS tidak pernah meminta pungutan atau bayaran seperti yang dituduhkan dalam akun Satria Nusantara. Saya tidak pernah mengatakan hal tersebut. Saya menilai tuduhan yang dikaitkan dengan saya itu adalah fitnah dan sangat merugikan nama baik saya,” tegasnya.

Laporan: Ketua Tim Pewarta Indonesia Ogan Ilir

Berita Terkait

Jembatan Harapan Itu Bernama Garuda, Dibangun Tangan-tangan Tulus TNI dan Warga Kuta Pengkih
Tidak Cuma Patroli, Brigif TP 37/HS Buktikan Peran Ekonomi dan Pangan di Usia 1 Tahun
Dugaan Guru Tempeleng 10 Siswa MTsN Luwu Disorot, Prof. Sutan Nasomal Minta Kemenag Buka Kronologi Kasus Guru Tampar 10 Siswa
Tim Labfor Dari Polda Sumut Terjun Langsung Menyelidiki SPPG Pasca Siswa Keracunan di SMA Negeri Berastagi
Ratusan Siswa SMAN 1 Berastagi dan Yayasan Perguruan Bersama Keracunan Massal Usai Santap Makan Bergizi Gratis
Prof. Sutan Nasomal Minta Kapolda Sultra Perintahkan Kapolres Kolaka Usut Transparan Dugaan Penganiayaan di Lingkungan PT MPP
Kakanwil Ditjenpas Sumut Monitoring Lapas Pancur Batu, Pastikan Kualitas Layanan dan Pemenuhan Hak Warga Binaan
Profesor Sutan Nasomal Harapkan Presiden Prabowo Perintahkan Kemenaker Kemenlu Perjuangkan TKW Libia Kembali Ke Indonesia!!!

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 01:44 WIB

Penertiban PETI Geumpang Dinilai Belum Menyentuh Akar Masalah, Dugaan Setoran Alat Berat dan Jaringan Penadah Emas Mendesak Diusut Tuntas

Minggu, 20 September 2026 - 00:38 WIB

Wakil Bupati Disinggung soal Tambang Ilegal Geumpang, APW dan LLA Minta Dugaan yang Beredar Tidak Dibiarkan Tanpa Verifikasi

Sabtu, 12 September 2026 - 18:28 WIB

Lubang Tambang Emas Ilegal di Geumpang Jadi Sorotan Nasional, Negara Didesak Tak Membiarkan Risiko Bencana Berlarut-larut

Berita Terbaru